Last Updated on

Belakangan ini, cukup banyak masyarakat Indonesia yang tertarik dengan dunia fotografi, entah itu memang ingin ditekuni sebagai seorang fotgrafer profesional atau hanya sekedar iseng dan hobi saja. Maraknya fotografi ini membuat beberapa orang berbondong-bondong untuk membeli kamera.

Mungkin bagi fotografer yang sudah biasa menekuni bidang fotografi bisa dengan mudah mendapatkan kamera yang tepat. Namun, bagaimana dengan pemula? Mungkin akan merasa kebingungan memilih kamera yang bagus. Nah, di Indonesia sendiri sedang nge-trend yang namanya kamera SLR dan DSLR.

Meskipun terlihat trendy dan gaya, masih banyak yang belum tahu bahwa SLR dan DSLR ini punya perbedaan yang cukup menonjol, baik dari segi fitur maupun harga. Perbedaan inilah yang bisa dijadikan acuan bagi Kamu untuk menimang, manakah kamera yang cocok untuk Kamu, SLR atau DSLR?

Untuk mengatasi rasa penasaran Kamu, maka dari itulah Carisinyal kali ini akan membantu Kamu dalam menemukan perbedaan SLR dan DSLR. Dengan mengetahui perbedaannya maka Kamu bisa lebih mudah untuk menyortir kamera terbaik dan yang paling tepat untuk Kamu.

  1. Cara Kerja

Yang paling menonjol dari perbedaan SLR dan DSLR adalah cara kerjanya. Hal ini mengacu pada penamaan dari SLR dan DSLR itu sendiri. Bisa dilihat dari kepanjangannya bahwa SLR memiliki kepanjangan Single Lens Reflex dan untuk DSLR adalah Digital Single Lens Reflex. Apa maksudnya?

Mengacu pada Single Lens Reflex tanpa kata “digital” seperti DSLR, artinya kamera SLR ini menggunakan sistem dalam proses pengambilan gambar secara single alias jajaran lensa berjalur tunggal. Lensa kamera SLR ini akan meneruskan cahaya pada hasil potret melalui lensa yang kemudian menuju dua tempat berbeda, focal plane dan view finder.

Dengan cara kerja tunggal dan mengandalkan perantara lensa ke dua tempat berbeda tadi, maka membuat hasil foto akan terlihat sama persis seperti objek yang difoto. Bisa dibilang, SLR ini cocok untuk Kamu yang baru menapaki dunia fotografer.

Sedangkan untuk kamera DSLR merupakan kepanjangan dari Digital Single Lens Reflex. Maksudnya, DSLR punya proses pengambilan gambar dengan mengandalkan pentaprisma dan mechanical mirror system pada saat meneruskan cahaya dari lensa menuju ke optical view finder. Jadi, bisa dikatakan juga kalau DSLR ini lebih modern ketimbang kamera SLR.

  1. Media Penyimpanan

Dilihat dari namanya saja, sebenarnya DSLR dan SLR ini punya perbedaan yang sangat mendasar, yakni mengenai media penyimpanannya. Berikut penjelasan mengenai media penyimpanan antara SLR dan DSLR:

Untuk kamera SLR lebih mengacu dengan menggunakan media film. Maksudnya, SLR ini belum punya teknologi digital sebagai penyimpanan medianya. Jadi, Kamu harus menggunakan film untuk menyimpan semua hasil foto Kamu.

Media penyimpanan yang digunakan oleh kamera SLR adalah film 35mm dan analog. Dan juga, Kamu tidak memerlukan perangkat lain untuk mencetak fotonya karena Kamu harus mencetaknya secara manual. Namun, hasil foto dari kamera SLR tidak bisa diedit dan merupakan hasil foto asli.

Jika Kamu lebih menyukai sesuatu yang praktis, maka kamera DSLR adalah pilihan yang tepat. Sebab, kamera DSLR akan menyimpan semua hasil gambar atau tangkapan foto secara digital menggunakan Memory Card. Kartu memori yang menjadi tempat penyimpanan foto pun memiliki kapasitas yang berbeda-beda.

Kepraktisan lain yang ada di DSLR adalah, kita bisa melihat hasil fotonya terlebih dahulu. Jika memang kurang bagus, maka Kamu bisa langsung menghapusnya dan memotret ulang. Bahkan, kita juga bisa mengedit fotonya terlebih dahulu, dengan menggunakan aplikasi edit foto di PC, sebelum foto dicetak ke dalam bentuk fisik.

  1. Pencetakan Gambar

Dari media penyimpanannya saja sudah berbeda, maka otomatis perbedaan SLR dan DSLR selanjutnya adalah media pencetakan gambarnya. Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa SLR ini bukan kamera digital di mana Kamu harus menggunakan film dan analog untuk menyimpan fotonya.

Nah, untuk proses pencetakan gambar, maka hasil foto dari SLR biasanya dicetak dengan menggunakan negative film atau kebanyakan orang mengetahuinya sebagai roll film. Berbeda dengan DSLR di mana hasil jepretan gambar biasanya akan dicetak dengan menggunakan printer. Bahkan, media printer ini bisa mencetak foto lebih cepat dibandingkan dengan roll film.